Saya Guru pada madrasah di Kab. Kepulauan Aru, sdh 8 thn saya honor
dari tahun 2004 hingga sekarang, dan saya merangkap tenaga
administarasi dan keuangan d tingkat madrasah di kab. kepulauan aru.
Tapi hingga sekarang saya belum pengangkatan PNS. kantor kementerian
Agama Kab. Kepulauan Aru cuma manfaatkan saya saja tanpa bisa
memperjuangakn nasib saya.
Saya berharap bagi tmn2 guru, bagman solusinya. ini alamat email saya.
jufri_susilo@yahoo.co.id
NAMA : Ahmad Jufri Susilo
ALAMAT : Jln. Ali Moertopo Dobo
Sunday, June 30, 2013
KHAERUMAN GURU INDONESIA
MENURUT KAMI,,,DAN MEWAKILI SUARA MASYARAKAT UMUM (BUKAN GURU), LEBIH
BAIK KEBIJAKAN SERTIFIKASI GURU DIGANTI UNTUK PENGANGKATAN GURU
HONORER,PASTI PENDIDIKAN DI INDONESIA AKAN LEBIH MAJU DAN BERMUTU!!!
NYATANYA GURU SERTIFIKASI JAUH LEBIH TIDAK KOMPETEN DIBANDING GURU
HONORER!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
NAMA : KHAERUMAN
ALAMAT : DUSUN KARANGTENGAH DESA CITEMBONG, KECAMATAN BANTARSARI, CILACAP
BAIK KEBIJAKAN SERTIFIKASI GURU DIGANTI UNTUK PENGANGKATAN GURU
HONORER,PASTI PENDIDIKAN DI INDONESIA AKAN LEBIH MAJU DAN BERMUTU!!!
NYATANYA GURU SERTIFIKASI JAUH LEBIH TIDAK KOMPETEN DIBANDING GURU
HONORER!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
NAMA : KHAERUMAN
ALAMAT : DUSUN KARANGTENGAH DESA CITEMBONG, KECAMATAN BANTARSARI, CILACAP
LIZAWATI GURU INDONESIA
ASALAMUALAIKUM.WR.WB.
SAYA SUDAH MENGAJUKAN DAN MENGIRIM BERKAS PENDAFTARAN NUPTK PADA TAHUN
2012 (JUNI) KE DINAS PENDIDIKAN DAN SAYA SDH BERTUGAS SELAMA 2 TAHUN 5
BULAN ( TMT 4 JANUARI 2011).MOHON PERHATIAN DAN BANTUAN DARI
BAPAK/IBU.ATAS PERHATIANNYA SAYA UCAPKAN TERIMA KASIH
NAMA : LIZAWATI
ALAMAT : KEPRI
SAYA SUDAH MENGAJUKAN DAN MENGIRIM BERKAS PENDAFTARAN NUPTK PADA TAHUN
2012 (JUNI) KE DINAS PENDIDIKAN DAN SAYA SDH BERTUGAS SELAMA 2 TAHUN 5
BULAN ( TMT 4 JANUARI 2011).MOHON PERHATIAN DAN BANTUAN DARI
BAPAK/IBU.ATAS PERHATIANNYA SAYA UCAPKAN TERIMA KASIH
NAMA : LIZAWATI
ALAMAT : KEPRI
Nuzul Riski GURU INDONESIA
Saya mewakili suara GTT/Honorer Kecamatan Gading Kabupaten Probolingg.
Tolong perhatikan betul-betul nasib kami sebagai guru GTT/Honorer!
kami sudah melaksanakan tugas sebaik-baiknya, dan kami juga sudah
memenuhi semua tanggung jawab kami. kami disini hanyalah guru
GTT/Honorer tetapi kenapa tanggung jawab malah melebihi yang PNS di
lembaga kita! karena sudah ada guru GTT/Honorer_nya, tanggung jawab
mereka yang PNS di abaikan, semuanya dilimpahkan ke GTT/Honorer!
Tolong beri pencerahan untuk nasib kami! Terima Kasih.......
Nama : Nuzul Riski
Alamat : Dusun Sentong Desa Wangkal Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo
Tolong perhatikan betul-betul nasib kami sebagai guru GTT/Honorer!
kami sudah melaksanakan tugas sebaik-baiknya, dan kami juga sudah
memenuhi semua tanggung jawab kami. kami disini hanyalah guru
GTT/Honorer tetapi kenapa tanggung jawab malah melebihi yang PNS di
lembaga kita! karena sudah ada guru GTT/Honorer_nya, tanggung jawab
mereka yang PNS di abaikan, semuanya dilimpahkan ke GTT/Honorer!
Tolong beri pencerahan untuk nasib kami! Terima Kasih.......
Nama : Nuzul Riski
Alamat : Dusun Sentong Desa Wangkal Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo
DAHLYA ASRI RINENGGO GURU INDONESIA
Pada saat pemerintah melaksanakan pelatihan bagi guru paud ,alangkah
baiknya jika yang diikutkan adalah guru generasi yang lebih muda jadi
tidak hanya yang senior. Bukankah yang membutuhkan lebih banyak ilmu
dan pengalaman itu yang lebih muda..trimakasih.
Nama : DAHLYA ASRI RINENGGO
Alamat : Kedung Klinter IV No.28 Surabaya,Jawa Timur
baiknya jika yang diikutkan adalah guru generasi yang lebih muda jadi
tidak hanya yang senior. Bukankah yang membutuhkan lebih banyak ilmu
dan pengalaman itu yang lebih muda..trimakasih.
Nama : DAHLYA ASRI RINENGGO
Alamat : Kedung Klinter IV No.28 Surabaya,Jawa Timur
Saturday, June 22, 2013
Akhir Juli 2013, Siswa Miskin Terima Bantuan
Meski dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) diharapkan dapat meningkatkan jumlah keikutsertaan peserta didik, tetapi masih banyak anak – anak yang tidak dapat bersekolah, putus sekolah dan tidak dapat melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang pendidikan berikutnya.
Salah satu penyebab hal tersebut adalah kesulitan orangtuan/keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan lainnya seperti baju seragam, buku tulis, sepatu, biaya transportasi maupun biaya pendidikan lainnya yang tidak ditanggung oleh dana BOS. Hal inilah yang melatarbelakangi dikembangkannya Program Bantuan Siswa Miskin (BSM).
Melalui Program BSM ini diharapkan anak usia sekolah dari rumah-tangga/keluarga miskin dapat terus bersekolah, tidak putus sekolah, dan di masa depan diharapkan mereka dapat memutus rantai kemiskinan yang saat ini dialami orangtuanya. Program BSM juga mendukung komitmen pemerintah untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan di Kabupaten/Kota miskin dan terpencil serta pada kelompok marjinal.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh mengatakan, pemerintah akan mengucurkan bantuan uang untuk siswa dari keluarga miskin mulai akhir Juli 2013 sebagai bagian dari kebijakan kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
"Mudah-mudahan akhir Juli itu sudah bisa dibagikan, kecuali kelas satu. Data anak kelas satu baru didapatkan nanti pada pertengahan Juli. Itu tahun ajaran baru. Sebelum tahun ajaran baru kita belum tahu," katanya di Kompleks Istana Wakil Presiden beberapa waktu lalu.
Bantuan untuk siswa dari keluarga miskin, katanya, akan diberikan kepada 13,5 juta siswa Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Ia menjelaskan, bantuan untuk siswa SD dinaikkan dari Rp360 ribu menjadi Rp450 ribu per orang per bulan, bantuan untuk siswa SMP naik dari Rp500 ribu menjadi Rp700 ribu per orang per bulan, dan bantuan untuk siswa SMA/SMK naik dari Rp700 ribu menjadi Rp1 juta per orang per bulan.
Di jenjang pendidikan tinggi, program beasiswabagi anak kurang mampu juga digulirkan pemerintahdengan nama bantuan belajar mahasiswa miskin ber-IPK 2,5, dan beasiswa bidik misi. Bidik misi bertujuan untuk meningkatkan akses dan kesempatanbelajar di perguruan tinggi bagi peserta didik yangberpotensi akademik memadai dan kurang mampusecara ekonomi.Besarnya anggaran untuk beasiswamiskin diberbagai jenjang dapat dilihat pada Tabel dibawah ini.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama Tim Nasional Percepatan Pengentasan Kemiskinan (TNP2K), kata dia, saat ini sedang menyelaraskan data siswa penerima bantuan pendidikan untuk memastikan pemberian bantuan tepat sasaran. Beberapa hasil dari evaluasi dan studi berlanjut terhadap pelaksanaan program BSM, banyak penerima manfaat BSM sendiri belum memiliki pemahaman yang cukup tentang hak mereka, termasuk jumlah uang yang berhak mereka terima.
Tantangan ini ditambah dengan jumlah transfer tunai yang terbatas, dan pencairan dana transfer tunai yang kerap terlambat kepada siswa yang berhak menerimanya. Selain itu, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh TNP2K memperlihatkan bahwa salah satu keluhan utama terkait dengan program BSM bersumber dari adanya dugaan dari orangtua bahwa dana BSM disalahgunakan oleh guru atau Kepala Sekolah.
Salah satu penyebab hal tersebut adalah kesulitan orangtuan/keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan lainnya seperti baju seragam, buku tulis, sepatu, biaya transportasi maupun biaya pendidikan lainnya yang tidak ditanggung oleh dana BOS. Hal inilah yang melatarbelakangi dikembangkannya Program Bantuan Siswa Miskin (BSM).
Melalui Program BSM ini diharapkan anak usia sekolah dari rumah-tangga/keluarga miskin dapat terus bersekolah, tidak putus sekolah, dan di masa depan diharapkan mereka dapat memutus rantai kemiskinan yang saat ini dialami orangtuanya. Program BSM juga mendukung komitmen pemerintah untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan di Kabupaten/Kota miskin dan terpencil serta pada kelompok marjinal.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh mengatakan, pemerintah akan mengucurkan bantuan uang untuk siswa dari keluarga miskin mulai akhir Juli 2013 sebagai bagian dari kebijakan kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
"Mudah-mudahan akhir Juli itu sudah bisa dibagikan, kecuali kelas satu. Data anak kelas satu baru didapatkan nanti pada pertengahan Juli. Itu tahun ajaran baru. Sebelum tahun ajaran baru kita belum tahu," katanya di Kompleks Istana Wakil Presiden beberapa waktu lalu.
Bantuan untuk siswa dari keluarga miskin, katanya, akan diberikan kepada 13,5 juta siswa Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Ia menjelaskan, bantuan untuk siswa SD dinaikkan dari Rp360 ribu menjadi Rp450 ribu per orang per bulan, bantuan untuk siswa SMP naik dari Rp500 ribu menjadi Rp700 ribu per orang per bulan, dan bantuan untuk siswa SMA/SMK naik dari Rp700 ribu menjadi Rp1 juta per orang per bulan.
Di jenjang pendidikan tinggi, program beasiswabagi anak kurang mampu juga digulirkan pemerintahdengan nama bantuan belajar mahasiswa miskin ber-IPK 2,5, dan beasiswa bidik misi. Bidik misi bertujuan untuk meningkatkan akses dan kesempatanbelajar di perguruan tinggi bagi peserta didik yangberpotensi akademik memadai dan kurang mampusecara ekonomi.Besarnya anggaran untuk beasiswamiskin diberbagai jenjang dapat dilihat pada Tabel dibawah ini.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama Tim Nasional Percepatan Pengentasan Kemiskinan (TNP2K), kata dia, saat ini sedang menyelaraskan data siswa penerima bantuan pendidikan untuk memastikan pemberian bantuan tepat sasaran. Beberapa hasil dari evaluasi dan studi berlanjut terhadap pelaksanaan program BSM, banyak penerima manfaat BSM sendiri belum memiliki pemahaman yang cukup tentang hak mereka, termasuk jumlah uang yang berhak mereka terima.
Tantangan ini ditambah dengan jumlah transfer tunai yang terbatas, dan pencairan dana transfer tunai yang kerap terlambat kepada siswa yang berhak menerimanya. Selain itu, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh TNP2K memperlihatkan bahwa salah satu keluhan utama terkait dengan program BSM bersumber dari adanya dugaan dari orangtua bahwa dana BSM disalahgunakan oleh guru atau Kepala Sekolah.
Siswa Miskin Harus Daftar Program BSM
JAKARTA - Penyaluran dana bantuan siswa miskin (BSM) tahun ini berebeda dengan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu pendataan siswa miskin dilakukan sekolah, maka tahun ini harus orang tua dari keluarga miskin yang mendaftarkan anaknya ke sekolah mengikuti program BSM.
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Musliar Kasim mengatakan, kepala rumah tangga pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS/kartu kuning) diminta mendaftarkan anaknya ke sekolah tempat siswa terdaftar untuk dicalonkan sebagai menerima BSM.
“Ini dilakukan untuk memberikan rangsangan kepada orang tua mengirimkan anaknya ke sekolah,” kata Musliar saat Sosialisasi Kebijakan Pengurangan Subsidi BBM dan Program Percepatan dan Perluasan Perlindungan Sosial (P4S), serta Program Khusus Lainnya di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Kamis, (20/6).
Musliar mengatakan, KPS sudah dikirim dan diharapkan paling lambat diterima keluarga sasaran pada akhir Juni. Orang tua, kata dia, harus menyerahkan KPS disertai dengan kartu keluarga ke sekolah.
“Selanjutnya, kepala sekolah/madrasah menentukan calon penerima BSM berdasarkan KPS,” katanya.
Alokasi dana BSM berdasarkan APBN-P 2013 sebanyak Rp 7,43 triliun untuk 16,6 juta siswa. Kemudian Kemdikbud akan menyalurkan sebanyak Rp 6,04 triliun bagi 13,53 juta siswa, sedangkan Kementerian Agama (Kemenag) akan menyalurkan sebanyak Rp 1,39 triliun bagi 3,07 juta siswa.
“Jumlah ini belum termasuk untuk tambahan sasaran beasiswa Bidikmisi sebanyak Rp 100,8 miliar (Kemdikbud Rp 53,4 miliar dan Kemenag Rp 47,4 miliar),” katanya.
Berdasarkan APBN-P 2013 pula, satuan biaya BSM mengalami kenaikan dibandingkan APBN 2013. Nantinya per siswa per tahun pada jenjang sekolah dasar (SD) naik dari Rp 360 ribu menjadi Rp 450 ribu, jenjang SMP naik dari Rp 560 ribu menjadi Rp 750 ribu. Sedangkan untuk jenjang SMA sederajat tidak mengalami, tetap Rp 1 juta.
Penyaluran BSM ini sendiri langsung dilakukan setelah APBN-P 2013 cair dan dilakukan dua tahap. Semester pertama pada akhir September mendatang, siswa akan menerima setengah dari alokasi BSM ditambah manfaat yang diberikan hanya satu kali.
“Semua penerima BSM APBN-P 2013 menerima tambahan manfaat sebesar Rp 200 ribu/siswa,” katanya.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Kamaruddin Amin menyatakan, BSM yang diberikan bagi siswa madrasah berperan sangat signifikan. Dia menyebutkan, dari sebanyak 8,3 juta siswa madrasah, sebanyak 40 persen siswa madrasah adalah siswa miskin. Adapun siswa yang mendapatkan BSM sebanyak 3 juta atau 39,8 persen.(fat/jpnn)
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Musliar Kasim mengatakan, kepala rumah tangga pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS/kartu kuning) diminta mendaftarkan anaknya ke sekolah tempat siswa terdaftar untuk dicalonkan sebagai menerima BSM.
“Ini dilakukan untuk memberikan rangsangan kepada orang tua mengirimkan anaknya ke sekolah,” kata Musliar saat Sosialisasi Kebijakan Pengurangan Subsidi BBM dan Program Percepatan dan Perluasan Perlindungan Sosial (P4S), serta Program Khusus Lainnya di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Kamis, (20/6).
Musliar mengatakan, KPS sudah dikirim dan diharapkan paling lambat diterima keluarga sasaran pada akhir Juni. Orang tua, kata dia, harus menyerahkan KPS disertai dengan kartu keluarga ke sekolah.
“Selanjutnya, kepala sekolah/madrasah menentukan calon penerima BSM berdasarkan KPS,” katanya.
Alokasi dana BSM berdasarkan APBN-P 2013 sebanyak Rp 7,43 triliun untuk 16,6 juta siswa. Kemudian Kemdikbud akan menyalurkan sebanyak Rp 6,04 triliun bagi 13,53 juta siswa, sedangkan Kementerian Agama (Kemenag) akan menyalurkan sebanyak Rp 1,39 triliun bagi 3,07 juta siswa.
“Jumlah ini belum termasuk untuk tambahan sasaran beasiswa Bidikmisi sebanyak Rp 100,8 miliar (Kemdikbud Rp 53,4 miliar dan Kemenag Rp 47,4 miliar),” katanya.
Berdasarkan APBN-P 2013 pula, satuan biaya BSM mengalami kenaikan dibandingkan APBN 2013. Nantinya per siswa per tahun pada jenjang sekolah dasar (SD) naik dari Rp 360 ribu menjadi Rp 450 ribu, jenjang SMP naik dari Rp 560 ribu menjadi Rp 750 ribu. Sedangkan untuk jenjang SMA sederajat tidak mengalami, tetap Rp 1 juta.
Penyaluran BSM ini sendiri langsung dilakukan setelah APBN-P 2013 cair dan dilakukan dua tahap. Semester pertama pada akhir September mendatang, siswa akan menerima setengah dari alokasi BSM ditambah manfaat yang diberikan hanya satu kali.
“Semua penerima BSM APBN-P 2013 menerima tambahan manfaat sebesar Rp 200 ribu/siswa,” katanya.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Kamaruddin Amin menyatakan, BSM yang diberikan bagi siswa madrasah berperan sangat signifikan. Dia menyebutkan, dari sebanyak 8,3 juta siswa madrasah, sebanyak 40 persen siswa madrasah adalah siswa miskin. Adapun siswa yang mendapatkan BSM sebanyak 3 juta atau 39,8 persen.(fat/jpnn)
Sumber :http://www.jpnn.com
Subscribe to:
Posts (Atom)